Senin, 28 Maret 2011

pengolahan sampah dan manfaat nya

assalamualaikum wr.wb....
selamat pagi blogger
beberapa minggu lalu kami mendapatkan tugas untuk mewawancarai salah satu guru di sekolah untuk memenuhi tugas jurnalistik
seperti kita ketahui bahwa sampah menjadi salah satu masalah kependudukan di Indonesia khusus nya di DKI Jakarta. masalah ini disebabkan tidak lain dan tidak bukan karena padatnya jumlah penduduk dan minim nya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. untuk mengetahui lebih lanjut mengenai sampah dan bagaimana penangan nya khusus nya sampah-sampah yang di hasil kan oleh sekolah kami mewawancarai seorang guru biologi sekaligus guru muatan lokal (mulok) dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. beliau adalah seorang sosok wanita inspiratif yang mengembangkan penemuan biopori dan alat pembuat kompos, beliau adalah Drs.Hj.Teti Suryati Spd. kami mengangkat tema mengenai "Pengolahan sampah di SMA 12"

Dalam hal pengolahan sampah, pihak sekolah sangat mensupport dengan baik. Salah satu nya dengan diadakan nya kurikulum yang masuk ke dalam pembelajaran yaitu mulok lingkungan hidup. Untuk memaksimalkan pengolahan sampah seluruh warga SMA 12 turut serta dalam hal tersebut. Cara pengolahan sampah tersebut adalah mula-mula sampah di sekolah ini di kelompokan menjadi 3 bagian, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3 oleh pegawai yang bertugas. Lalu setiap minggu sampah dikumpulkan dan dipilah-pilah. Sampah organik nanti nya akan diproses disaung kompos yang dimiliki oleh SMA 12. Sedangkan sampah anorganik akan disediakan dalam keadaan bersih yang nantinya dimanfaatkan oleh pemulung. Dan sampah B3 limbahnya akan langsung dibuang.
Menurut beliau, pengklasifikasian sampah akan sangat efektif jika semua warga nya sadar akan manfaat dari pengelompokan itu. Salah satu manfaat nya adalah jumlah sampah yang akan dibuang semakn sedikit jumlahnya.

sekian postingan kali ini semoga bermanfaat untuk kalian semua. wassalamualaikum. Wr. Wb

Rabu, 16 Maret 2011

Bahaya Radiasi Nuklir Bagi Tubuh

Seperti yang kita ketahui dampak dari gempa jepang yang terjadi pada hari jumat 11 maret 2011 lalu menyebabkan tiga dari empat reaktor nuklir Dai-Chi di Fukushima jepang meledak. hal ini disabakan oleh timbulnya panas didalam tabung reaktor karena alat pendingin tidak berkerja semenjak terjadinya gempang berkekuatan 9 SR itu. kebocoran nuklir menyebabkan timbul nya zat radioaktif dalam nuklir ke permukaan.
Apa yang itu radioaktif?
Radioaktif adalah sejenis zat yang berada di permukaan atau di dalam benda padat, cair atau gas yang kehadirannya berbahaya bagi tubuh manusia. Radioaktif berasal dari radionuklida (radioisotop) sebuah inti tak stabil akibat energi yang berlebihan.
Menurut situs atomicarchive.com, setidaknya ada tujuh efek yang berbahaya bila tubuh manusia terkena bocoran radioaktif dari PLTN.
1. Rambut: rambut akan menghilang dengan cepat bila terkena radiasi di 200 Rems atau lebih. Rems merupakan satuan dari kekuatan radioaktif.
2. Otak: sel-sel otak tidak akan rusak secara langsung kecuali terkena radiasi berkekuatan 5000 Rems atau lebih. Seperti halnya jantung, radiasi membunuh sel-sel saraf dan pembuluh darah dan dapat menyebabkan kejang dan kematian mendadak.
3. Kelenjar Gondok: kelenjar tiroid sangat rentan terhadap yodium radioaktif. Dalam jumlah tertentu, yodium radioaktif dapat menghancurkan sebagian atau seluruh bagian tiroid.
4. Sistim Peredaran Darah: ketika seseorang terkena radiasi sekitar 100 Rems, jumlah limfosit darah akan berkurang, sehingga korban lebih rentan terhadap infeksi.
Gejala awal ialah seperti penyakit flu. Menurut data saat terjadi ledakan Nagasaki dan Hiroshima, menunjukan gejala dapat bertahan selama 10 tahun dan mungkin memiliki risiko jangka panjang seperti leukimia dan limfoma.
5. Jantung: bila terkena radiasi berkekuatan 1000 sampai 5000 Rems akan mengakibatkan kerusakan langsung pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian mendadak.
6. Saluran Pencernaan: radiasi dengan kekuatan 200 Rems akan menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran usus dan dapat menyebabkan mual, muntah dan diare berdarah.
7. Saluran Reproduksi: saluran reproduksi akan merusak saluran reproduksi cukup dengan kekuatan di bawah 200 Rems. Dalam jangka panjang, korban radiasi akan mengalami kemandulan.

Secara alami, tubuh manusia memiliki mekanisme untuk melindungi diri dari kerusakan sel akibat radiasi maupun pejanan zat kimia berbahaya lainnya. Namun radiasi pada tingkatan tertentu tidak bisa ditoleransi oleh tubuh dengan mekanisme tersebut.

Editor kesehatan dari Foxnews Health, Dr Manny Alvarez mengatakan ada 3 faktor yang mempengaruhi dampak radiasi nuklir. Ketiganya meliputi total radiasi yang dipejankan, seberapa dekat dengan sumber radiasi dan yang terakhir adalah seberapa lama korban terpejan oleh radiasi.

damapak jangka pendek dari radiasi nuklir adalah:
1. Mual muntah
2. Diare
3. Sakit kepala
4. Demam

Dampak kronis alias jangka panjang dari radiasi nuklir umumnya justru dipicu oleh tingkat radiasi yang rendah sehingga tidak disadari dan tidak diantisipasi hingga bertahun-tahun. Beberapa dampak mematikan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang antara lain:
* Kanker
* Penuaan dini
* Gangguan sistem saraf dan reproduksi
* Mutasi genetik.
Mutasi genetik adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom yang terjadi akibat zat pembangkit mutasi (mutagen, termasuk karsinogen), radiasi surya maupun radioaktif, serta loncatan energi listrik seperti petir. singkatnya mutasi genetik diartikan sebagai perubahan pada bahan genetik dari suatu individu.

Melihat bahayanya dampak dari radiasi radioaktif ini, pemerintah Jepang langsung menetapkan kondisi siaga menyusul potensi kebocoran radioaktif pada lima reaktor nuklir di dua lokasi. Tiga ribu warga yang tinggal di sekitar reaktor nuklir Fukushima Daiichi dengan radius 10 km langsung dievakuasi.


sumber:

http://besteasyseo.blogspot.com/2011/03/dampak-kesehatan-radiasi-nuklir-bahaya.html
http://www.fajar.co.id/read-20110313230740-bahaya-radiasi-nuklir-bagi-tubuh
http://id.wikipedia.org/wiki/Mutasi
 
Copyright (c) 2010 Dunia Biologi and Powered by Blogger.